Selection
Sebelum saya bahas, cobain dulu yuk aplikasi demo di bawah ini !
Demo Algoritma Selection (If - Else)
Cara kerja algoritma aplikasi di atas sederhana. Alurnya seperti ini :
Jika nilai ≥ 75 → Lulus, jika tidak → Tidak Lulus
Kalau temen-temen perhatikan. Di aplikasi itu, algoritmanya tidak lagi lurus, tetapi bercabang.
Kalaua saya tulis urutan kerja algoritmanya seperti ini :
- Program membaca nilai
- Mengecek kondisi
- Memilih satu dari dua kemungkinan hasil
Nah, inilah yang disebut dengan algoritma selection.
Di Balik Selection
Pada struktur sequential, komputer hanya mengikuti langkah demi langkah. Namun, dunia nyata tidak selalu sesederhana itu.
Misalkan gini, seorang guru:
Jika siswa hadir → boleh ikut pelajaran
Jika tidak hadir → dicatat absen
Keputusannya selalu bergantung pada kondisi.
Komputer tidak punya intuisi seperti manusia. Ia hanya bisa memilih jika aturannya dituliskan dengan jelas.
Maka, di sinilah struktur selection dibutuhkan.
Apa Itu Struktur Algoritma Selection?
Struktur algoritma selection adalah struktur algoritma yang menjalankan langkah berbeda berdasarkan kondisi tertentu. Struktur ini biasanya menggunakan:
- if
- if–else
- if–else if
Tanpa selection, program tidak bisa mengambil keputusan, tidak bisa merespons input yang berbeda dan tidak bisa menyesuaikan diri dengan situasi.
Selection dalam Kehidupan Sehari-hari
Tanpa sadar, kita terus menggunakan selection. Misal:
- Jika hujan → bawa payung
- Jika lampu merah → berhenti
- Jika nilai cukup → naik kelas
Selection mengajarkan bahwa tidak semua kondisi diperlakukan sama.
Belajar algoritma selection melatih kita untuk berpikir kondisional, membuat keputusan berdasarkan data, bukan perasaan dan memahami bahwa setiap pilihan punya konsekuensi.
Secara karakter, akan menumbuhkan kebijaksanaan, tanggung jawab keputusan dan kejujuran logika.
Perbedaan Sequential dengan Selection
| Sequential | Selection | | ------------------------ | --------------------------------- | | Semua langkah dijalankan | Hanya langkah tertentu dijalankan | | Tidak ada kondisi | Menggunakan kondisi | | Alur lurus | Alur bercabang |
Melihat dari perbandingan di atas, selection adalah titik awal kecerdasan program.
Kesimpulan
Dari pelajaran di atas, ada nilai yang bisa diambil dan dilakukan dalam kehidupan.
Jika algoritma sequential mengajarkan ketertiban,
maka algoritma selection mengajarkan pengambilan keputusan.
Program yang baik bukan hanya berjalan, tetapi tahu kapan harus memilih.
