Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1


Struktur Dasar Algoritma

Arduino Sumber Belajar

Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana kita menjalani hari?

Bangun tidur, bersiap, berangkat, lalu di tengah jalan kita memilih:

  • jika hujan, pakai jas hujan
  • jika tidak, lanjut seperti biasa

Di kelas, guru mengulang penjelasan beberapa kali sampai siswa paham.
Tanpa disadari, hidup kita berjalan mengikuti struktur algoritma.

Dalam pemrograman, pola berpikir ini dirangkum menjadi struktur dasar algoritma. Semua program dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks dibangun dari tiga struktur utama, yaitu :

  1. Sequential;
  2. Selection; dan
  3. Looping.

Mengapa Struktur Dasar Algoritma Penting Dipelajari?

Sebelum belajar bahasa pemrograman apa pun, seseorang perlu memahami cara berpikirnya terlebih dahulu.

Struktur dasar algoritma membantu kita:

  1. Menyusun solusi secara logis
  2. Menghindari langkah yang tidak perlu
  3. Membuat program mudah dipahami dan diperbaiki

Tanpa memahami struktur ini, menulis program ibarat menulis cerita tanpa alur—pembaca (dan komputer) akan bingung.

1. Struktur Sequential

Bayangkan... temen-temen sedang membuat teh manis.

Yang temen - temen lakukan :

  1. Memanaskan air
  2. Menuangkan air ke gelas
  3. Menambahkan gula
  4. Mengaduk

Semua dilakukan berurutan, tidak bisa dibalik. Inilah yang disebut struktur sequential.

Ciri utama Sequential

  1. Langkah dijalankan dari atas ke bawah
  2. Tidak ada percabangan
  3. Tidak ada pengulangan

Struktur ini cocok untuk proses yang sederhana dan pasti.

2. Struktur Selection

Sekarang bayangkan situasi berbeda. Temen-temen akan berangkat sekolah:

  • Jika hujan, bawa payung
  • Jika tidak, langsung berangkat

Keputusan ini bergantung pada kondisi tertentu. Inilah yang disebut struktur selection (percabangan).

Ciri utama Selection

  1. Ada kondisi (syarat)
  2. Menghasilkan pilihan tindakan
  3. Biasanya menggunakan konsep jika–maka

Dalam pemrograman, struktur ini memungkinkan program bersikap cerdas dan menyesuaikan diri dengan situasi.

3. Struktur Looping

Pernah mengajar di kelas dan mengulang penjelasan sampai siswa benar-benar paham?

Itu bukan kebetulan—itu adalah looping.

Struktur looping digunakan ketika:

  1. Sebuah proses harus dilakukan berulang
  2. Pengulangan berhenti jika syarat terpenuhi

Ciri utama Looping:

  1. Ada proses yang diulang
  2. Ada kondisi berhenti
  3. Menghemat penulisan langkah yang sama

Tanpa looping, program akan panjang, boros, dan sulit dipelihara.

Struktur dasar algoritma tidak hanya membentuk kemampuan teknis, tetapi juga karakter.

  • Sequential mengajarkan ketertiban dan konsistensi
  • Selection melatih pengambilan keputusan yang bijak
  • Looping menanamkan ketekunan dan kesabaran

Belajar algoritma berarti belajar menghargai proses, bukan hanya hasil.

Video Pembelajaran

Kalau temen - temen mau tau lebih lengkap, simak video ini !

Kesimpulan

Setiap algoritma, seberapa pun rumitnya, selalu tersusun dari:

  1. Urutan (Sequential)
  2. Pilihan (Selection)
  3. Pengulangan (Looping)

Memahami ketiga struktur ini berarti memahami bahasa berpikir komputer sekaligus bahasa berpikir yang tertib dalam kehidupan.

Quiz

Apakah temen - temen ingin nyobain kuis pemahaman topik yang saya sajikan di atas? Cobain deh, cuma 5 pertanyaan yang bikin seru.

Quiz Algoritma

Semoga bermanfaat.
Salam inovasi, Salam implementasi.
~☺~

Posting Komentar untuk "Struktur Dasar Algoritma"