Struktur Dasar Algoritma
Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana kita menjalani hari?
Bangun tidur, bersiap, berangkat, lalu di tengah jalan kita memilih:
- jika hujan, pakai jas hujan
- jika tidak, lanjut seperti biasa
Di kelas, guru mengulang penjelasan beberapa kali sampai siswa paham.
Tanpa disadari, hidup kita berjalan mengikuti struktur algoritma.
Dalam pemrograman, pola berpikir ini dirangkum menjadi struktur dasar algoritma. Semua program dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks dibangun dari tiga struktur utama, yaitu :
- Sequential;
- Selection; dan
- Looping.
Mengapa Struktur Dasar Algoritma Penting Dipelajari?
Sebelum belajar bahasa pemrograman apa pun, seseorang perlu memahami cara berpikirnya terlebih dahulu.
Struktur dasar algoritma membantu kita:
- Menyusun solusi secara logis
- Menghindari langkah yang tidak perlu
- Membuat program mudah dipahami dan diperbaiki
Tanpa memahami struktur ini, menulis program ibarat menulis cerita tanpa alur—pembaca (dan komputer) akan bingung.
1. Struktur Sequential
Bayangkan... temen-temen sedang membuat teh manis.
Yang temen - temen lakukan :
- Memanaskan air
- Menuangkan air ke gelas
- Menambahkan gula
- Mengaduk
Semua dilakukan berurutan, tidak bisa dibalik. Inilah yang disebut struktur sequential.
Ciri utama Sequential
- Langkah dijalankan dari atas ke bawah
- Tidak ada percabangan
- Tidak ada pengulangan
Struktur ini cocok untuk proses yang sederhana dan pasti.
2. Struktur Selection
Sekarang bayangkan situasi berbeda. Temen-temen akan berangkat sekolah:
- Jika hujan, bawa payung
- Jika tidak, langsung berangkat
Keputusan ini bergantung pada kondisi tertentu. Inilah yang disebut struktur selection (percabangan).
Ciri utama Selection
- Ada kondisi (syarat)
- Menghasilkan pilihan tindakan
- Biasanya menggunakan konsep jika–maka
Dalam pemrograman, struktur ini memungkinkan program bersikap cerdas dan menyesuaikan diri dengan situasi.
3. Struktur Looping
Pernah mengajar di kelas dan mengulang penjelasan sampai siswa benar-benar paham?
Itu bukan kebetulan—itu adalah looping.
Struktur looping digunakan ketika:
- Sebuah proses harus dilakukan berulang
- Pengulangan berhenti jika syarat terpenuhi
Ciri utama Looping:
- Ada proses yang diulang
- Ada kondisi berhenti
- Menghemat penulisan langkah yang sama
Tanpa looping, program akan panjang, boros, dan sulit dipelihara.
Struktur dasar algoritma tidak hanya membentuk kemampuan teknis, tetapi juga karakter.
- Sequential mengajarkan ketertiban dan konsistensi
- Selection melatih pengambilan keputusan yang bijak
- Looping menanamkan ketekunan dan kesabaran
Belajar algoritma berarti belajar menghargai proses, bukan hanya hasil.
Video Pembelajaran
Kalau temen - temen mau tau lebih lengkap, simak video ini !
Kesimpulan
Setiap algoritma, seberapa pun rumitnya, selalu tersusun dari:
- Urutan (Sequential)
- Pilihan (Selection)
- Pengulangan (Looping)
Memahami ketiga struktur ini berarti memahami bahasa berpikir komputer sekaligus bahasa berpikir yang tertib dalam kehidupan.
Quiz
Apakah temen - temen ingin nyobain kuis pemahaman topik yang saya sajikan di atas? Cobain deh, cuma 5 pertanyaan yang bikin seru.

Posting Komentar untuk "Struktur Dasar Algoritma"